Jumat, 17 Agustus 2012

Labu Kuning, Rajanya Beta Karoten


Jika sedang musimnya labu kuning banyak terdapat di pasaran. Di luar negeri seperti di Amerika, dimanfaatkan untuk tradisi Halloween sehingga saat itu tentunya banyak sekali peminatnya, namun hanya dipakai sebagai hiasan bukan untuk dimakan. Hanya pada saat hari Thanksgiving atau Natal mereka mengkonsumsi labu kuning dalam bentuk pie. Di Indonesia juga hanya dimanfaatkan secara tertentu saja misalnya sebagai kudapan dibuat kolak labu kuning dan lain-lain.
Menyehatkan mata
Sebenarnya bukan karena bentuknya yang besar sehingga disebut sebagai rajanya labu. Pada ½ cangkir labu kuning mengandung sebanyak 16 mg beta karoten, yaitu 160 – 260 % dari jumlah kebutuhan sehari. Labu kuning juga merupakan sumber carotenoid yang terkenal seperti lutein dan zeaxanthin.
Carotenoid yang membentuk warna kuning dari labu kuning membantu melindungi tubuh dengan menetralkan molekul oksigen jahat seperti radikal bebas. “Lutein dan zeaxanthin sangat potensial untuk melawan radikal bebas”.
Diit tinggi antioksidan dapat membantu mencegah banyak penyakit degeneratif termasuk penyakit jantung dan kanker. Lutein dan zeaxanthin tidak hanya terdapat di dalam labu kuning saja tetapi juga terdapat pada lensa mata. Hasil penelitian menganjurkan agar kita mengonsumsi banyak komponen ini karena dapat membantu mencegah pembentukan katarak.
Beta karoten dalam labu kuning juga dapat membantu melindungi tumbuhan itu sendiri dari sinar matahari yang berlebihan serta dari serangan alam yang lain. Pada kenyataannya beta karoten yang sangat kuat dapat membantu melindungi seseorang dari aneka kondisi dengan baik.
Hasil penelitian juga telah membuktikannya, sebagai contoh pemberian diit dengan menampilkan beta karoten yang tinggi terbukti dapat melindungi tubuh terhadap berbagai jenis penyakit kanker termasuk kanker perut, paru dan kolon.
Perlindungan ini merupakan efek dari phenolic acid, sejenis bahan kimia dalam labu kuning yang mampu mengikat karsinogen dan mencegah penyerapannya. Beta karoten dalam labu kuning berperan dalam pencegahan penyakit jantung. Hasil dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli, menganjurkan pemberian diit tinggi sayuran dan buah-buahan yang mengandung beta karoten, sebab akan mengurangi risiko penyakit jantung dibandingkan dengan yang tidak.
Mengandung serat
Selain kaya akan beta karoten dan phytonutrien, labu kuning mengandung sejumlah serat. Contohnya 1 cangkir cornflakes mengandung 1 gram serat sedangkan ½ cangkir labu kuning dalam kaleng mengandung lebih dari 3 gram serat.
Labu kuning juga mengandung zat besi, ½ cangkir labu kuning mengandung hampir 2 mg zat besi yaitu 20% dari kebutuhan pria sehari dan 13% dari kebutuhan wanita sehari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar